Masih menunggu sebagian yang belum datang, di kanan dan kiri
terlihat masih banyak kesibukkan yang dilakukan. Dan di panggung sebenarnya
belum dibersihkan. Akhirnya mereka yang ditunggu datang juga, kita semua duduk
diposis masing-masing. Sudah baca doa. Tangan ini baru saja menyentuh nasi
dengan kawan-kawannya itu. Tak lama kemudian datang seseorang, dan berbicara
“Kepada seluruh CA dan Anggota Lorong Teater sekarang kebawah dulu, masih ada
tugas yang harus dituntaskan” .
Oh panggilan tugas. Terpaksa makanan ini harus ditinggalkan.
Maafkan aku nasi yang baru bisa menyentuhmu, belum sampai memakanmu. Kita yang merasa dipanggil tadi, turun
kebawah. Mengangkut setting-setting itu keluar, dimasukkan kembali ke dalam
mobil yang mengangkutnya. Begitupun dengan kostum, make up, lighting, properti
serta handproof, perkakas, dll. Dimasukkan kembali kedalam kardus/kotaknya lalu
disimpan di mobil yang akan mengangkutnya. Setelah tugas-tugas itu selesai kita
kembali ke atas untuk makan. Kali ini beneran makan looh :D
Mungkin akan bingung, mengapa kita bela-belain meninggalkan
makan yang memang kondisinya kita kelaparan demi tugas? Karena buat kami, tugas adalah tugas. Oleh karena itu,
begitu ada panggilan tugas, siap tidak siap kita harus siap. Siap itu tidak ada
kata tapi. Siap itu siap.
0 comments:
Posting Komentar